Ikut Diperiksa Direktur PPN Mia Krishna
PORTALKRIMINAL.ID -JAKARTA: Dirut PT. Pertamina Nicke Widyawati (NW) kembali diperiksa untuk kedua kalinya. Indikasi dugaan keterlibatan dalam Skandal Minyak Mentah menguat ?
“Sulit dihindarkan munculnya indikasi tersebut. Pemeriksaan berulang bisa menjadi ukuran, ” kata Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) Iqbal D. Hutapea, Jumat (30/5).
Ukuran dimaksud, jelas Iqbal bisa dalam artian tim penyidik memperdalam keterangan terdahulu dan atau cross check atas keterangan 9 tersangka atau saksi lain.
Selain itu, tambahnya sampai kini belum ditemukan aktor intelektual dan atau orang yang memerintahkan Riva Siahaan Dkk mengekspor dan impor minyak mentah dan Blending RON 90 menjadi RON 92.
“Inilah faktor -faktor yang menjadikan pemeriksaan berulang bisa disebut indikasi keterlibatan. “
Iqbal meyakini cepat atau lambat Kejaksaan Agung segera menemukan aktor intelektual di balik skandal minyak mentah yang merugikan negara sampai Rp 193, 7 triliun.
“Apakah dari kalangan Pertamina, Ditjen Migas, Kementerian ESDM dan atau pihak di luar yang memiliki jejaring kuat, Kejagung- lah yang tahu, ” pungkasnya.
Nicke Widyawati yang menjabat Dirut PT. Pertamina selama enam tahun sejak 2018 – 2024 kembali diperiksa pada Rabu (28/5) setelah yang pertama pada Selasa (6/5).
Namun sampai pemeriksaan selesai status perempuan 57 tahun tersebut masih bisa melenggang, karena tidak ada perubahan status
Perempuan kelahiran Tasikmalaya, Jabar tersebut juga tidak dicegah bepergian ke luar negeri sebagai antisipasi agar tidak melarikan diri.
Bersamanya, ikut diperiksa CR selaku VP Supply & Export PT. Pertamina (Persero), AW selaku Ast. Manager Fungsi Marketing (Gas) PT Pertamina International Shipping (PIS) tahun 2023 dan RW (VP Procurement & Asset Manager PT PIS).
Kapuspenkum Dr. Harli Siregar menjelaskan pemeriksaan NW dan para saksi lain guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.
“Semua dilakukan dalam rangkaian guna membuat terang tindak pidana (temukan aktor intelektual, Red), ” jelasnya, Rabu (28/5) malam.
PERTAMINA PATRA NIAGA
Pada bagian lain, Kejagung periksa MK selaku Direktur Human Resource PT. Pertamina Patra Niaga (PPN). Diduga MK mengacu kepada Mia Krishna Anggraeni. Jabatan itu kini diduduku Isabella Hutahaean.
Nama lain yang pernah duduk di kursi itu adalah M. Erry Sugiharto yang sempat mencuat namanya lantaran di BAP Irwan Hermansyah (tersangka BTS 4G) disebut terima Rp 10 miliar guna kondisikan kasus BTS dalam kapasitas Direktur SDM Pertamina.
Pada PPN juga ada nama Alfian Nasution bahkan menjabat Dirut PPN periode 2018- 2023 yang kemudian diduduki Riva yang kemudian menjadi tersangka Skandal Minyak Mentah.
Alfian sendiri sudah dua kali diperiksa, tapi tanpa status dan tidak dicegah bepergian ke luar negeri. Kini, dia menjabat Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina.
“Seperti NW dan lainnya, MK diperiksa guna perkuat pembuktian dan lengkapi pemeriksaan sekaligus untuk buat terang tindak pidana, ” terang Harli Siregar.
Jajaran PPN lain yang turut diperiksa, adalah ID selaku Manager Product Operation.(ahi)












