JAKARTA – Penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya terus mendalami kasus tewasnya Dwintha Anggary (36), cucu dari komedian legendaris Betawi, Mpok Nori. Peristiwa tragis yang terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Cipayung, Jakarta Timur ini kini memasuki babak baru dengan adanya dugaan unsur perencanaan.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa penyelidikan terbaru mengarah pada indikasi pembunuhan berencana. Dugaan ini diperkuat oleh hasil analisis rekaman CCTV di lokasi kejadian serta keterangan dari para saksi.
Berdasarkan rekaman CCTV, tersangka berinisial F—seorang warga negara (WNA) asal Irak—diketahui sempat keluar-masuk rumah kos korban. Penyidik menemukan adanya jeda waktu yang signifikan sebelum aksi dilakukan. Selain itu, senjata tajam yang digunakan diduga telah disiapkan oleh tersangka dari tempat tinggalnya.
“Penyidik masih mendalami seluruh fakta yang ada, termasuk kemungkinan adanya perencanaan. Namun untuk saat ini, pasal yang disangkakan masih terkait pembunuhan,” ujar Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah, Senin (23/3/2026).
Motif Sakit Hati dan Penangkapan Pelaku
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menjelaskan bahwa motif utama aksi keji ini diduga dipicu oleh rasa sakit hati. Tersangka F, yang merupakan mantan suami siri korban, tidak terima ketika Dwintha memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka.
“Korban ingin mengakhiri hubungan, tetapi tersangka menolak,” kata Alfian.
Pelaku sempat mencoba melarikan diri ke arah Sumatera sebelum akhirnya berhasil diringkus oleh kepolisian di kawasan Cikupa, Tangerang, Banten.
Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung. Korban ditemukan tewas di dalam kamar kontrakannya dengan sejumlah luka serius. Kasus ini pun menuai perhatian besar publik mengingat status korban sebagai keluarga dari tokoh seniman besar Betawi.
Saat ini, kepolisian terus melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi utuh serta memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam kejadian tersebut. (Ralian)












