Kasus Bos Djarum Diam di Tempat
PORTALKRIMINAL ID -JAKARTA: Perkuat bukti keculasan pengurangan pajak (transfer pricing) oleh PT. Toba Pulp Lestari (TPL) Kejaksaan Agung cecar Auditor PT. SGS I dan DP (PNS Balai Besar SDPJIS).
Tapi hingga pemeriksaan selesai di Gedung Bundar, status mereka masih saksi dan belum belum dicegah bepergian ke luar negeri. Padahal, patut diduga peran Auditor PT. SGS amat penting terjadinya transfer pricing ?
Selain itu, pada saat bersamaan Kejagung juga terkesan masih “malu-malu” untuk jadikan PT. TPL sebagai tersangka korporasi mengingat dugaan kerugian negara capai triliunan rupiah.
Penyidikan perkara ini juga mengingatkan perkara serupa yang melibatkan Dirut PT. Djarum Victor Rachmat Hartono dan empat Petinggi Ditjen Pajak, yang sejak disidik Oktober 2025 jalan di tempat. Bahkan, status cegah Victor dicabut dan empat lainnya berakhir pada Mei 2025: Tidak ada tindak lanjut.
Kapuspenkum Anang Supriatna mengatakan pemeriksaan kedua saksi untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.
“Mereka diperiksa guna perkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan, ” katanya, Kamis (20/8).
Tidak disinggung, hingga kini Jajaran Direksi PT. TPL tak kunjung diperiksa dan belum ada langkah pencegahan berpergian ke luar negeri.
Penyidikan baru menetapkan dua Supervisor Pemeriksaan Pajak sebagai tersangka atas nama BP dan SR.
TOBA PULP LESTARI
Perusahaan ini dahulunya bernama PT. Inti Indorayon Utama yang didirikan Sukanto Tanoto pada 1983 melalui kelompok bisnis Raja Garuda Mas (kini, dikenal Royal Golden Eagle).
Pada akhir 2007, kepemilikan mayoritas berpindah melalui sejumlah perusahaan luar negeri, mulai Pinnacle Company Pte. Ltd. asal Singapura dengan penerima manfaat Sim Sze Kuan usai Pinnacle pada November 2022 tercatat sebagai pemegang saham mayoritas dengan kode emiten INRU.
Kemudian, muncul Allied Hill Limited adalah Hongkong sebagai pemegang saham mayoritas sebanyak 92, 54 % berdasarkan laporan terbaru atau per 31 Oktober 2025.
Joseph Oetomo sebagai Penerima Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owner).(Ahi)












