Sinyal ke Prabowo Pidsus Konsisten
PORTALKRIMINAL.ID -JAKARTA: Pastikan siapa bakal disasar Skandal Tol MBZ Jilid II, Kejaksaan Agung cecar BI selaku Koordinator Tim Teknis Panitia Penilaian Serah Terima Sementara Tahun 2020.
Kepastian ini terkait temuan fakta hukum di persidangan atas nama terdakwa Dirut PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (anak usaha PT. Jasa Marga) Djoko Dwijono, belum lama ini.
Diantaranya, perubahan struktur jalan layang tol Japek II alias MBZ yang semula beton dirubah sepihak menjadi baja yang berbiaya lebih murah.
Permufakatan jahat ini semata ini untuk memperkaya diri sendiri dan atau pihak lain.
Kapuspenkum Dr. Harli Siregar enggan mengomentari lebih jauh soal kepastian para pihak yang bakal disasar dalam Skandal Tol MBZ Jilid II.
“Pemeriksaan BI hanya guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan sekaligus membuat terang tindak pidana (cari tersangka baru, Red), ” katanya diplomatis, Selasa (10/9) malam.
Dalam keterangannya, Harli juga enggan menanggapi apakah pemeriksaan BI ini untuk mematangkan alat bukti sekaligus menentukan tersangka baru.
Termasuk, di dalamnya tersangka korporasi ?
SINYAL KE PRABOWO
“Jika mengacu kepada fakta persidangan sangat mungkin korporasi juga bisa dijerat, ” komentari Pegiat Anti Korupsi Iqbal Daud Hutapea terpisah.
Selain itu, tambah pria berkaca mata ini bagi Kejagung korporasi menjadi tersangka baru barang baru, seperti 13 korporasi Skandal Jiwasraya, 10 Skandal Asabri, 6 Impor Baja dan 3 Ekspor CPO.
“Harapan kita, Kejagung (Pidsus) kejar sampai ke akarnya agar menjadi aspek penjeraan dan sekaligus sinyal kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto bahwa Pidsus tetap konsisten, ” tuturnya.
Sampai kini dalam MBZ Jilid II baru Kuasa KSO Waskita-Acset Dono Parwoto dijadikan tersangka. Sedangkan para pihak yang menikmati keuntungan dari sengkarut Mega Proyek berbiaya Rp 13, 5 triliun masih berkeliaran.
“Istilahnya, terlalu berat sengkarut itu hanya dibebankan kepada DP seorang, ” pungkasnya.
Sampai kini, nyaris semua pihak telah diperiksa dan bahkan berulang, mulai Dua Eks. Dirut PT. Jasa Marga Desi Arryani dan Adityawarman dan Jajarannya.
Juga, Dirut PT. Acset Indonusa (anak usaha Astra Group) Jeffrey Gunadi Chandrawijaya juga Wakil KSO Waskita-Acset, Dirut Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra dan Jajarannya.
Begitu juga Jajaran Direksi PT. Krakatau Steel yang bersama PT. Bukaka Teknik utama bentuk konsorsium KSO Krakatau-Bukaka selalu pengerjaan proyek. (ahi).
Teks Photo: Jalan Tol Japek II alias MBZ












